5 Cara Setting Kamera DSLR supaya hasilnya Ciamik

Apa yang di maksud Setting Kamera

setting kamera dslr indoor
Cara setting Kamera gambar by pixabay.com

Setting kamera adalah satu langkah yang sangat penting untuk menghasilkan Visualisasi gambar yang tajam serta bagus. Untuk itu tips setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai menjepret menjadi salah satu hal yang cukup penting diketahui para penggemar fotografi. 

Setting kamera sendiri adalah pengaturan Kamera di beberapa fitur biar perolehan yang dibidik sesuai dengan yang diinginkan. Tentu setting kamera tidak semua sama karna setting kamera diselaraskan dengan objek yang dipotret, tempat dan juga nuansa yang diinginkan. 

Untuk itu beberapa hal dari setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memfoto jadi sebuah hal yang harus dilakukan. Lantaran penggunaan Kamera tidak hanya asal aja melainkan juga harus mengatur beberapa setting pada kamera itu sendiri.

Setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai menjepret akan tetapi kerap dilupakan salah satunya adalah setting ISO. Kadangkala banyak orang yang enggak memperhatikan setting ISO ketika berada dilokasi Pemotretan. 


Contoh bila Anda lagi berada di ruang terbuka dan Matahari sedang terik-teriknya malah ISO yang dipakai masih dalam setting ISO 800 atau lebih. 

Sedangkan untuk ruangan terbuka dengan cahaya matahari yang sangat menyengat, ISO 200 aja dirasa cukup untuk mendapatkan Angel yang tepat dan juga Lighting yang sesuai biar objek itu terlihat lebih menakjubkan. Nah, kemudian bagaimana setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memfoto itu? simak secara lengkap uraiannya di bawah ini!

Memori Kamera 

Memori jadi salah satu setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memfoto. Lantaran, kadangkala anda kerap mendapati kendala berburu foto terlebih di ruang terbuka, salah satunya memori yang dipakai ternyata sudah sedikit ruang untuk menyimpan foto.

Untuk itu, hendaknya sebelum melaksanakan pemotretan pindahkan dulu file-file foto atau video yang masih tersimpan. Seperti yang anda ketahui kalau skala file gambar atau video pada biasanya mencapai 500MB-1000 MB dan tentu ini bakal menguras memori kamera Anda. 

Tentu jauh lebih baik untuk mengantisipasi memori full, sebelum berburu objek foto untuk mengganti atau membersihkan beberapa file gambar atau video yang tak dipakai. 

Setting ISO terlebih dulu 

ISO juga jadi salah satu setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai menjepret. ISO (International Standard Organization) sendiri adalah kadar kepekaan sensor cahaya yang ada dalam kamera. 

Kebanyakan dalam kamera anda akan menjumpai ISO 100, ISO 200, ISO 400, ISO 800 dan seterusnya, angka-angka itu adalah kadar sensitifitas yang bisa anda setting pada kamera. 


Kian tinggi setting ISO yang anda gunakan sehingga semakin sensitif sensor terhadap cahaya, dianjurkan untuk memperhatikan setting ISO ketika di dalam atau di luar ruangan supaya mendapatkan perolehan yang maksimum. 

Untuk memahami perubahan tampilan bila anda mengubah setting ISO adalah dengan menerapkan Set shutter speed selalu konsisten pada 1 / 125 atau juga bisa dengan mode shutter Priority – S atau Tv. setelah itu ubahlah kadar setting ISO itu mulai dari ISO 100, 200 hingga berikutnya maka anda bakal mendapatkan perbedaannya. 

Atur White Balance 

Balik lagi dengan pengaturan yang cukup mempengaruhi perolehan gambar adalah White Balance. White balance jadi salah satu setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret karna bakal sangat mempengaruhi perolehan gambar jepretan dari foto tersebut. 

Untuk itu, sesuaikan white balance dengan kebutuhan dan kondisi yang terjadi saat akan memfoto sebuah objek. Anda bisa menggunakan setting kamera Auto, Cloudy, Daylight, Shade, Tungsten, Flash, manual dsb. Pengaturan white balance ini kembali lagi pada anda yang menginginkan kondisi tampilan gambar tertentu. 

Atur mode Exposure Kamera 

Dalam kamera baik DSLR atau Mirrorless atau Pocket anda bakal menjumpai beberapa mode seperti Auto, P, S (Tv), A (Av), M dan Scene. Beberapa kamera memiliki beberapa penamaan yang berlainan, bila pada Canon untuk mode S (Tv), A (Av) lebih menggunakan nama Tv dan Av sedangkan pada kamera Nikon dan Sony lebih dengan S dan A. 

Kode-kode mode itu adalah sebuah singkatan, seperti berikut: 
  • Auto yang berarti otomatis, 
  • P untuk mode Program, 
  • S (Tv) untuk mode Shutter Speed Priority, 
  • A (Av) untuk mode Aperture Priority, 
  • M untuk mode manual dan 
  • Scene untuk mode otomatis yang diselaraskan dengan jenis objek. 
Bentuk Exposure Kamera jadi salah satu setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai menjepret, lantaran hal itu bisa dibilang sangat mempengaruhi kamera untuk mendapatkan akibat pada objek. 

Contoh bila anda menginginkan cahaya / objek lain kabur atau blur akan tetapi fokus pada satu objek saja maka anda harus menerapkan Mode Shutter Speed Priority / S (Tv). 

Setting Fitur Gambar 

Lensa Kamera saat ini sudah dimudahkan dengan beberapa karakteristik diantaranya adalah fitur lensa yang ada pada kamera. 

Hal yang enggak kalah penting adalah pengecekan fitur pada lensa yang akan memudahkan anda saat pengambilan gambar, misalkan semacam Auto Fokus (AF) dan Image Stabilitazation (IS). Setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret dan menjadi yang cukup penting karna tentu akan mempengaruhi kondisi atau suasana dari gambar yang bakal dihasilkan. 

Demikian Setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret untuk mendapatkan perolehan gambar yang cemerlang. Yakinkan penggunaan ISO, shutter speed atau diafragma yang tepat biar mendapatkan perolehan yang cemerlang dan menghindari terjadinya oper exposure.

Perolehan Over Exposure bisa dikatakan bidikan yang gagal karna ada kelebihan cahaya alhasil perolehan gambar terlihat sangat cerah atau menyilaukan.

Next Post Previous Post
1 Comments
  • Rahadi
    Rahadi 9 Juli 2021 11.08

    Makasih

Add Comment
comment url